Berita
Trending

Press Release: Refleksikan Hari Bumi di Bulan Ramadhan, KHM dan Warga Muhammadiyah Nanggulan, Kulonprogo akan “Gelar Aksi”

Dok. Perwakilan Tim KHM saat mempersiapkan aksi hari Bumi.

Yogyakarta (18/4) – Di setiap tanggal 22 April, umat manusia, khususnya para pegiat lingkungan di seluruh dunia, tidak hanya merefleksikan tentang kondisi Bumi, tetapi juga melakukan aksi kampanye untuk berjuang bersama dalam menjaga Bumi tetap lestari.

Pada saat yang bersamaan, Bumi masih harus menanggung sakit yang berkepanjangan oleh karena kedzaliman segolongan manusia. Krisis iklim, punahnya keanekaragaman hayati, rusaknya laut adalah bentuk kerusakan alam yang sudah sangat mengkhawatirkan.

Dengan bertepatan di bulan Ramadhan, aksi kali ini juga akan menjadi momentum untuk melatih hawa nafsu manusia agar dapat terkendali dan terhindar dari keserakahan serta segala perbuatan yang munkar, termasuk merusak alam.

Oleh karena itu, kami, Kader Hijau Muhammadiyah (KHM), akan berkooperasi dengan Lembaga Kesejahteraan Anak Panti Asuhan (LKSA PA) Muhammadiyah Nanggulan, Greenpeace Indonesia, Ummah For Earth Project, Greenfaith, Disaster Management Center (DMC), Dompet Dhuafa, dan Bringin untuk menyelenggarakan agenda hari Bumi bertajuk “Ramadhan For Earth:Ramadhan Seru, Bersama Merawat Bumi di Bulan yang Suci.

Kooperasi ini tidak hanya sebagai bentuk refleksi dalam memperingati hari bumi yang jatuh pada hari Jum’at, 22 April 2022 dan bertepatan dibulan Ramadhan 1433 H, melainkan juga sebagai bentuk refleksi dalam menjaga dan melestarikan bumi agar tetap lestari yang sejalan dengan semangat Islam rahmatan lil ‘alamin. Kegiatan ini akan berlangsung selama dua hari pada tanggal 21-22 April 2022 yang bertempat di Komplek Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), Nanggulan, Kulonprogo, D.I.Y.

Berbagai kegiatan akan kami lakukan, seperti, 1) Berbagi dan praktik permakultur; 2) Penanaman Bibit; 3) Komposting/Pembuatan Pupuk Organik; 4) Kajian 40 Hadits Hijau; 5) Khutbah Hijau.

Dalam pelaksanaannya, masyarakat lokal juga akan terlibat aktif dalam kegiatan yang akan berlangsung selama dua hari tersebut, di antaranya, 1) Remaja Panti Asuhan Muhammadiyah Nanggulan Kulonprogo; 2) Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Nanggulan; dan 3) Warga Kulonprogo sekitar Panti Asuhan.

Lokasi ini memiliki aktivitas Agribisnis yang strategis untuk menjadi lahan edukasi masyarakat lokal, seperti: budidaya ikan lele, hidroponik, padi, tebu, lidah buaya, dan pepaya. Namun, dikarenakan luasnya area yang dimiliki, masih terdapat sejumlah titik yang masih belum menjadi lahan produktif. Selain itu, minimnya partisipasi dari warga masyarakat lokal dalam kegiatan Agribisnis tersebut juga turut menjadi dorongan kami dalam berkooperasi dengan berbagai komunitas yang mendorong kampanye kelestarian lingkungan.

Mengenai aksi ini, Ibu Fatimah, selaku perwakilan dari masyarakat Nanggulan mengaku,

“Bagi kami, keterlibatan anak-anak muda untuk bertanam secara bersama di komplek Agribisnis kami adalah sebuah kegiatan yang kami tunggu-tunggu! Terlebih ada kajian tentang 40 hadits hijau. Di kampung kami selama ini belum pernah ada kajian yang khusus bertema lingkungan. Nanti akan ada sekitar 150 AMM Nanggulan yang siap meramaikan kegiatan ini.”

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button